Download Logo HUT RI 72

Sosialisasi Haji Sehat Menuju Istithaah Kesehatan Jamaah

HUT RI 72

Jamaah Haji kedepannya diharapkan menjadi istithah, termasuk istithaah kesehatan. Hal ini diungkapkan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember Drs. Slamet Urip Santoso, pada acara sosialisasi yang berlangsung di aula PB. Sudirman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Selasa (04/04/2017).

Hadir juga pada kegiatan tersebut, Kepala Pusat Kesehatan Haji di wakili oleh Dokter Etik Retno dari bidang pengendalian faktor resiko dari pusat kesehatan haji dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (RI) yang menyampaikan bahwa penyelenggaraan kesehatan haji ini dari sebelum menunaikan haji, perjalanan hingga kembali ke Indonesia.

Bagi jamaah haji kesehatan perlu di perhatikan karena haji adalah beribadah fisik karena berupa perjalanan dan ibadah haji di laksanakan bagi yang mampu atau istithaah jadi istithaah kesehatan maksudnya mampu dalam kesehatan. Penyelenggaraan kesehatan haji ini bertujuan untuk jamaah mencapai istithaah dan jika ada faktor resiko kesehatan dapat terkendali supaya tidak semakin berat bila sakit ketika melaksanakan haji juga untuk mengurangi potensi menularnya penyakit.

Dan bagi peserta jamaah haji sangat perlu untuk memeriksakan kesehatannya dan juga perlu pembinaan untuk apa saja yang di perlukan bagi jamaah haji. Untuk memperkuat program pembinaan jamaah haji yang mengintegerasikan program pendekatan keluarga menuju Indonesia sehat dan telah terintegrasi jamaah haji dan keluarga, untuk melakukan vaksinasi juga penting sebelum melakukan keberangkatan. Juga dihimbau kepada jamaah haji Indonesia untuk segera menjadi anggota BPJS.

Selanjutnya acara sosialisasi di buka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember Drs. Urip Santoso, bahwa sebagai tamu Allah di Mekkah nanti perlu mempersiapkan diri secara maksimal baik fisik maupun mental agar perjalanan ibadah dapat berjalan dengan baik.

Dalam rangka perlindungan terhadap jamaah haji agar dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan ketentuan islam perlu di lakukan pelayanan dan pembinaan kesehatan haji sejak dini, dan salah satu dari itu ialah pelaksanaan sosialisasi skaligus di lakukan pemeriksaan darah. Kesehatan adalah hak setiap warga negara yang hendak menunaikan ibadah haji agar calon jamaah haji dapat melaksanakan seluruh rangkaian rukun dan wajib ketika di tanah suci.

Pelayanan ibadah haji bagi masyarakat yang lebih baik dari tahun-ketahun akan sangat membantu kelancaran pelaksanaan ibadah haji masyarakat, pada sosialisasi ini semoga banyak ilmu yang di dapat bagi calon jamaah haji. “Untuk itu ikutilah kegiatan ini dengan sebaik-baiknya karena sekecil apapun ilmu pasti akan bermanfaat untuk kelancaran ibadah.” Tuturnya.

Penyampaian materi tentang istithaah oleh dokter Etik bahwa ibadah haji hanya di wajibkan kepada orang yang telah sanggup mengadakan perjalanan untuk haji, yang lazim di sebut dengan istithaah. Istithaah itu perlu karena ibadah haji dan umroh merupakan ibadah denan aktifitas fisik yang tinggi di antaranya thawaf, sa’i, perjalanan dari tanah air menuju saudi dan semacamnya oleh karena itu selain kebutuhan siap kesehatan juga psikis dan ilmu perlu untuk menunaikan rangkaian ibadah haji sampai pulang ke tanah air.

Istithaah adalah kemampuan jamaah haji secara jasmaniah, ruhaniah, pembekalan dan keamanan untuk menunaikan ibadah haji tanpa menelantarkan kewajiban terhadap keluarga. Istithaah kesehatan jamaah haji adalah kemampuan jamaah dari aspek kesehatan yang meliputi fisik dan mental yang terukur dengan pemeriksaan yang dapat di pertanggungjawabkan sehingga jamaah haji dapat menjalankan ibadahnya sesuai tuntunan agama Islam.

Pemeriksaan kesehatan dan pembinaan kesehatan dalam rangka istithaah kesehatan haji di laksanakan sesuai standar teknis pemeriksaan kesehatan dan pembinaan kesehatan haji yang di tetapkan oleh Menteri agar jamaah haji dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan ketentuan ajaran islam.

Kegiatan pembinaan kesehatan dapat di lakukan secara mandiri yaitu dengan senam dan aktifitas fisik di rumah, dapat di lakukan dengan kelompok ibadah yaitu senam bersama dan penyuluhan kesehatan juga dengan program Pemerintah yaitu senam bersama, penyuluhan kesehatan dan pengukuran kebugaran. Dan pada saat akan berangkat akan di periksa utuh dari tim puskesmas yang bekerjasama dengan rumah sakit Kabupaten untuk kriteria istithaah, istithaah kesehatan yang tidak memenuhi syarat ialah di antaranya menderita penyakit menular aktif, hamil pada usia di bawah 12 dan d atas 24 dan bukan kehamilan yang beresiko, penyakit keganasan stadium akhir. (Izza, Mutia)

Download Logo HUT RI 72
No Response

Leave a reply "Sosialisasi Haji Sehat Menuju Istithaah Kesehatan Jamaah"