Jember Kota Pandhalungan

Sosialisasi Perda Desa, Bupati Serahkan Penghargaan 20 Kades Terbaik

Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Jember nomor 7 tahun 2015 tentang Desa, di aula PB. Sudirman pagi tadi, Selasa (6/9/2016), juga disertai penyerahan penghargan oleh Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., kepada 20 Kepala Desa (Kades) berprestasi.

20 Kades tersebut mampu menarik Pajak Bumi Bangunan (PBB) dari masyarakat hingga 100 %, meskipun masih belum sampai akhir tahun. Selain tercepat dalam penyelesaian PBB tahun 2016-nya, juga terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat dibidang perpajakan.

Asisten Pemerintahan, Drs. Sigit Akbari MSi, menyampaikan bahwa agenda acara pagi tadi adalah sosialisasi sekaligus penyerahan penghargaan dan trophy kepada 20 Kades yang berprestasi. Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban melakukan pembinaan dan pengawasan akan pembayaran PBB. Dengan pemberian reward seperti ini, diharapkan mampu menjadi stimulant bagi desa lain yang belum tuntas PBB-nya.

Sementara itu, sosialisasi Perda tentang desa dimaksudkan sebagai upaya memberikan informasi kepada Kades akan PBB dan memahami Perda dengan tujuan agar pembanggunan desa di Kabupaten Jember sesuai dengan Perda yang berlaku saat ini. Sosialisasi diikuti oleh seluruh Kades dan BPD se-Kabupaten Jember sejumlah 226 desa. Sejumlah pejabat SKPD dan 31 camat, juga nampak hadir.

Pada kesempatan ini Bupati menyampaikan paparan tentang program bantuan keuangan desa Kabupaten Jember tahun 2016 atau Anggaran Dana Desa (ADD). Rincian serapan ADD dari pagu Rp. 186.638.986.450,-, terdiri dari Belanja Rutin (Penghasilan tetap Kepala Desa dan Perangkat Desa, Tunjangan BPD dan Insentif RT/RW) Rp. 104.322.000.000,-, terserap sampai dengan bulan September ini sebesar Rp. 49.840.415.000,-, (47 %) (226 Desa). Dan yang belum terserap Rp. 54.481.585.000,- (53 %).

Belanja bertahap (Operasional, Pembangunan dan Pemberdayaan) Rp. 82.316.986.450,-. Tahap pertama (60%), Rp. 49.390.191.870,-, serapan Rp. 34.157.812.378,- yang terdiri dari (69 %) 154 desa, dan belum terserap Rp. 15.232.379.492,- (31 %) sebanyak 72 Desa. Tahap II (40%) Rp. 32.926.794.580,-, dengan tingatan serapan Rp. 1.779.010.846 (5,4%) sebanyak 12 desa dan belum terserap Rp. 31.147.783.734,-, (94,6 %) sebanyak 214 desa.

Sedangkan PBB sektor Perdesaan Perkotaan (PBB-P2), realisasi penerimaannya sampai dengan tanggal 2 september 2016 dari baku Rp. 49.897.278.667,- terealisasi Rp. 21.609.053.610,- atau (43.31%) sehingga masih ada Rp. 28.288.225.057,- yang masih harus dioptimalkan penagihannya.

Upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam rangka mengoptimalkan realisasi penerimaan PBB-P2 antara lain dengan cara meningkatkan mobilitas petugas pemungut di tingkat desa atau kelurahan dengan melibatkan RT, RW dan PKK. Meningkatkan rutinitas pelayanan pembayaran dengan mobiling khusunya di wilayah Kecamatan Kaliwates, Sumbersari dan Patrang. Serta melaksanakan pembinaan pemungutan kepada desa atau kelurahan yang realisasi penerimaannya masih rendah. (Mutia)

No Response

Leave a reply "Sosialisasi Perda Desa, Bupati Serahkan Penghargaan 20 Kades Terbaik"