STAIN Jember

1401 views

Visi :

Menjadi perguruan tinggi Islam yang kompetitif dalam melakukan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta mempunyai komitmen yang kokoh sebagai pusat pemantapan aqidah, akhlak al-karimah, pengembangan ilmu dan profesi sebagai sendi pengembangan masyarakat yang damai dan sejahtera.

Misi :

  1.  Mencetak insan yang (a) berwawasan dan berkepribadian, keulamaan dan keilmuan, (b) Kepribadian keislaman dan kebangsaan (c). Aktif mengambil peran pengabdian kepada nusa, bangsa dan agama, (d). Siap mendakwakan dan mengajarkan nilai-nilai Islami ketengah-tengah masyarakat.
  2. Mengembangkan ilmu teknologi dan kesenian melalui pengkajian dan penelitian ilamiah.
  3. Memberikan kontribusi terhadap (a). Proses pembangunan bangsa, (b). Keteladanan kehidupan atas dasar nilai-nilai Islam dan budaya luhur bangsa Indonesia.

Tujuan :

STAIN Jember dalam penyelenggaraan pendidikan memiliki tujuan adalah : 1). menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemam-puan akademik dan atau professional yang dapat menerapkan, mengembang-kan dan atau meninciptakan ilmu pengetahuan agama Islam dan teknologi, 2). serta seni yang bernafaskan Islam, dan 3). mengembangkan serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan agama Islam dan teknologi serta seni yang bernafaskan Islam dan mengupayakan penggunaan-nya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebu-dayaan Nasional.
Untuk mencapai tujuan dimaksud, STAIN Jember mengoptimalkan pelak-sanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi : 1). Penyelenggaraan pengembangan pendidikan dan pengajaran, 2). Penyelenggaraan penelitian dalam rangka pembangunan kebudayaan dan, 3). khususnya ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan dan seni yang bernafaskan Islam.

Sejarah STAIN Jember

Jember adalah Kabupaten yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Pada tahun 1960-an di Kabupaten ini, banyak lembaga Pendidikan Islam, seperti : PGA, Mu’allimat, Muallimin dan Pondok Pesantren, selain sekolah menengah umum. Apabila seseorang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terutama Perguruan Islam, maka ia harus ke luar daerah yang cukup jauh, misalnya ke Malang, Surabaya atau Yogyakarta. Demikianlah, dari tahun ke tahun semakin terasa kuat keinginan masyarakat Jember untuk memiliki Perguruan Tinggi Islam.
Kebutuhan masyarakat tersebut akhirnya disadari oleh para tokoh dan alim ulama di Jember. Pada tanggal 30 September 1964, diselenggarakan konferensi Syuriah alim ulama Cabang Jember, bertempat di gedung PGAN, Jl. Agus Salim No. 65 yang dipimpin oleh KH. Sholeh Syakir. Di antara keputusan terpenting konferensi tersebut ialah akan didirikannya Perguruan Tinggi Islam di Jember, untuk mendidik kader-kader Islam yang berjiwa kuat.
Untuk merealisir keputusan tersebut, dibentuk suatu panitia kecil terdiri dari : KH. Achmad Shiddiq, H. Shodiq Machmud, SH, Muljadi , Abd. Chalim Muchammad, SH, Drs. Sru Adji Surjadi dan Maqsun, Arr, BA. Setelah beberapa kali rapat, panitia menentukan (1) Perguruan Tinggi yang akan didirikan itu adalah Fakultas Tarbiyah dan (2) Berkonsultasi kepada Rektor IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. KH. A. Sunarjo, SH dan Menteri Agama RI, Prof. KH. Saifuddin Zuhri, tentang kemungkinan di kemudian hari Fakultas Tarbiyah dapat dinegerikan. Konsultasi dilakukan oleh KH. Achmad Shiddiq dan kemudian diteruskan oleh H. Shodiq Machmud, SH. Hasil konsultasi pada prinsipnya menyetujui berdirinya Fakultas Tarbiyah di Jember.

Perkembangan STAIN Jember

Alih status IAIN menjadi STAIN Jember dimulai dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 tahun 1997 tentangPendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dan ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesai nomor 291 tahun 1997 tentang Organisasi dan Tata Kerja STAIN Jember, sehingga secara Yuridis Fakultas Tarbiyah Jember IAIN Sunan Ampel telah berubah status secara resmi menjadi STAIN Jember.
Dengan alih status itu, STAIN mempunyai peran yang semakin penting, mantap dan dinamis pada era reformasi dalam upaya meningkatkan kecerdasan, harkat dan martabat bangsa dengan menghasilkan tenaga ahli/sarjana Islam yang memiliki wawasan luas, terbuka, mempunyai kemampuan manajemen, teknologi dan profesional yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat dan zaman era globalisasi dan informasi saat ini.
Pada awalnya sebelum menjadi STAIN Jember, Fakultas Tarbiyah Jember memiliki 3 jurusan, yaitu : (1) Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) (2) Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (3) dan Jurusan Kependidikan Islam (KI). Pada tahun akademik 1997/1998 STAIN Jember melakukan refleksi ke arah perlunya dibuka program studi baru selain Tarbiyah, sehingga sejak tahun akademik itu pula STAIN Jember membuka dua jurusan baru, yaitu Syari’ah dan Dakwah.
Dengan demikian menjadi kian jelas, bahwa sejarah STAIN Jember adalah sejarah perjalanan dan perjuangan panjang, bukan sekedar sejak penamaan STAIN Jember melalui Keppres Nomor 11 tahun 1997 tentang Pendirian STAIN, tetapi harus runtut sejak sejarah berdirinya. STAIN Jember berdiri secara formal pada hari Senin 30 Syawal 1385 H bertepatan dengan tanggal 21 Pebruari 1966 M. lbarat menelusuri kapan seharusnya STAIN Jember berulang tahun, maka rentangannya harus dihitung sejak ia dilahirkan, bukan sejak penamaannya yang terakhir. Karena, nama bisa berubah setiap saat tapi kelahiran itu sendiri adalah hal yang takkan pernah berubah dan memang tidak bisa dirubah rubah, karena ia merupakan momentum dan fakta sejarah.
Oleh karena itu, ke depan STAIN Jember harus selalu intens mengembangkan dinamika dalam merealisasi program program strategis, sedikitnya karena dua alasan. Pertama, karena keberadaannya, STAIN Jember harus selalu berkompetisi dengan sejumlah 14 (empat belas) kompetitor perguruan tinggi negeri dan swasta di Jember, dengan cara lebih mengedepankan peningkatan mutu atau kualitas. Kedua, pengembangan STAIN merupakan amanah para pendiri yang harus dikembangkan oleh semua warga civitas akademika, khususnya pimpinan STAIN Jember. Lebih dari itu, karena secara geografis STAIN Jember bisa disebut sebagai pusat penyanggah pengembangan Islam dari pintu Timur.
Sepanjang sejarah, untuk mengambil ‘ibrah dari jejak tradisi yang dilakukan oleh para tokoh yang ikut mengembangkan STAIN, karena mereka pernah memimpin STAIN Jember (sejak awal sejarah IAID dan Fakultas Tarbiyah Jember IAIN Sunan Ampel) dengan langkah-langkah tertentu, untuk selanjutnya digunakan sebagai pemacu langkah guna merancang upaya upaya strategis pengembangan STAIN ke depan. Tokoh tokoh yang pernah meminpin STAIN Jember dimaksud adalah sebagai berikut: KH. Sodiq Machmud, SH.(1965 1973), Drs. H. M. 11jas Bakri (1973 1983), Drs. H. Sahilun A. Nasir (1983 1991), Drs. H. A. Nizar Hasjim (1991 1997), Drs. H. Satral (1998 2000), Drs. Mahjuddin (2000 2004), Dr. Moh. Khusnuridlo, M.Pd (2004-2008), Prof. Dr. H. Moh. Khusnuridlo, M.Pd (2008 – Sekarang). (sumber: Profil STAIN Jember)

Kemitraan

  1. Universitas Jember
  2. Pemerintah Kabupaten Jember
  3. Bank BRI Manajemen dan Keuangan
  4. PT. Bank Syariah Mandiri
  5. Departemen Agama Program Magang Dakwah
  6. Departemen Pendidikan Nasional
  7. JTV, RRI FM, Prosalina FM, Kiss FM dan Radio Pemkab Jember
  8. PT. Telkom Divre V Jatim Kadatel Jember P
No Response

Comments are closed.