Kerja Nyata

Tegak Lurus, Bupati Faida Dapat Dukungan Dirjen Peraturan Perundangan Kemenkumham

Seminar Anti Korupsi “Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah” yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember, berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Rabu (10/5/2017).

Acara ini di hadiri oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR., Wakil Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief, Dirjen Peraturan Perundang-Undangan Kemenkumham RI Prof. DR. Widodo Ekatjahjana, Dandim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto, Waka Polres Jember, mahasiswa beserta segenap OPD terkait.

Sebelum acara dibuka oleh Bupati Faida, hadirin yang hadir di suguhi sebuah musik anti korupsi. Bupati Faida menyampaikan tujuan seminar anti korupsi didasari niat baik untuk menyelenggarakan pemerintahan yang bersih atau pemerintahan tegak lurus.

Pilihan Bupati Faida untuk menghadirkan ICW, Pukat UGM, Pusako Universitas Andalas dan Paskapsi Universitas Jember adalah karena semua lembaga ini telah teruji keterlibatannya dalam mendesign strategi nasional pemberantasan korupsi.

“Pada kegiatan ini saya harapkan untuk menjadi pemahaman bersama bahwa pemerintahan tegak lurus adalah sesuatu yang tidak bisa di tawar di Kabupaten Jember dan dijadikan tekat bersama.” Tegasnya.

Dukungan tegas disampaikan oleh Dirjen Prof. Widodo kepada segenap pejabat pemerintahan untuk memahami isi regulasi dan di berikan apresiasi atas terselenggaranya seminar anti korupsi tersebut.

“Ibu tidak usah ragu-ragu untuk tegak lurus dan saya kira seluruh jajaran perangkat daerah tetap mengikuti, politik harus kita lakukan dengan aturan hukum.” Tandasnya.

Paduan suara mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Jember semakin memperhangat dan memberi semangat suasana seminar dengan narasumber Koordinator Divisi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz, Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gajah Mada (Pukat UGM) Oce Madril, Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Padang Fery Amsari, Direktur Pusat Kajian Pancasila dan Konstitusi (Puskapsi) Universitas Negeri Jember DR. Bayu Dwi Anggono.

Pada acara seminar ini beberapa rangkaian isi dari narasumber yaitu korupsi terjadi karena semata-mata oleh keserakahan manusia dan adanya peluang untuk melakukannya.

Penyebab utama korupsi di antaranya ialah sistem kekuasaan yang otoriter, lemahnya penegakan hukum, gaji aparatur negara yang rendah dan masyarakat yang apatis.

Dengan upaya pencegahan yaitu mengidentifikasi wilayah rawan korupsi, memperkuat transparansi layanan publik, prosedur yang jelas, waktu yang jelas dan menutup celah pungutan liar. (Izza)

No Response

Comments are closed.