HUT TNI 71

Tepis Isu Negatif, BI Gencar Sosialisasikan Rupiah NKRI

Untuk menepis beredarnya isu-isu negatif terkait gambar dalam uang baru, Bank Indonesia menggelar sosialisasi, Kamis (12/1/2017). Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dengan isu negatif yang beredar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Achmad Bunyamin menegaskan perlunya tabayyun atau klarifikasi. “Jangan lekas percaya pada isu-isu (negatif) terutama dari medsos,” kata Ahmad Bunyamin.

Diakuinya banyak beredar isu-isu negatif terkait dengan gambar dan tulisan di uang baru yang dikeluarkan Bank Indonesia. Seperti diketahui Bank Indonesia mengeluarkan uang baru tahun emisi 2016 sebanyak 11 pecahan, baik logam maupun kertas.

Sejak diedarkan gambar dan tulisan di uang kertas menuai banyak isu negatif. Isu-isu itu diantaranya gambar palu arit. Palu arit ini diidentikkan dengan organisasi terlarang PKI.

“Itu bukan palu arit. Itu adalah bagian dari huruf BI, yang namanya rectoverto, dua gambar dua sisi jika digabungkan menjadi BI,” jelasnya.

Isu lainnya yakni pahlawan kafir. Dalam salah satu yang kertas emisi 2016 terdapat gambar pahlawan yang beragam Nasrani. “Pahlawan kita banyak. Dari Papua sampai Aceh,” ujarnya. Pemuatan gambar pahlawan ini melalui serangkaian seleksi, diantaranya tidak menimbulkan kontroversi dengan melibatkan penilaian sejumlah pihak.

Gambar Cut Mutia tanpa memakai jilbab juga menjadi isu negatif di media sosial. Ahmad Bunyamin menegaskan, gambar Cut Mutia yang tersedia memang demikian adanya.

Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arif menyatakan sosialisasi itu sangat penting karena berkaitan dengan masalah yang sangat peka. “BI telah melakukan langkah yang strategis, langkah yang tepat,” kata Wakil Bupati.

Masalah yang peka tersebut yakni BI diseret-seret kepada isu PKI. Isu ini bisa membuat masyarakat tidak percaya kepada pemerintah, karena uang rupiah dikeluarkan oleh pemerintah.

Meski beredar banyak isu negatif, lanjut Wabup, tidak ada masyarakat yang menolak uang Rupiah. Di masyarakat masih terjadi transaksi menggunakan rupiah. Karena itu, Wabup mengimbau masyarakat tidak terkecoh dengan isu isu yang menyesatkan. Apabila ada sesuatu yang mengkhawatirkan sebaiknya menanyakan langsung kepada pihak yang berwenang. (*F2)

No Response

Leave a reply "Tepis Isu Negatif, BI Gencar Sosialisasikan Rupiah NKRI"