Terkait Penilaian KLA, Sekkab Minta Semua OPD Serius

Sekretaris Kabupaten Jember Ir. Mirfano meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat program Kabupaten Layak Anak (KLA) untuk serius menghadapi penilaian dari Pemerintah Provinsi Jatim.

“Ini penilaian yang cukup penting, karena ini akan membuktikan apakah benar-benar layak anak atau tidak Kabupaten Jember ini,” jelasnya, Jumat (23/3/2018).

Sekkab menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) serta sejumlah dinas yang masuk dalam Gugus Tugas KLA. Rapat berlangsung di aula bawah Pemkab Jember.

Program KLA ini, lanjut Ir. Mirfano, adalah target utama dan skala prioritas bagi Pemkab Jember. Program ini telah ada di 22 Janji Kerja Bupati dan Wakil Bupati Jember.

Menghadapi penilaian tidak hanya sekedar komitmen, namun perlu aksi dan kerja keras dalam input data dan dokumen pendukung agar maksimal di verifikasi penilaiannya.

“Ini harus gerak cepat dan serius. Apalagi point kita masih sekitar 49,50. Padahal yang dibutuhkan maksimalnya 1000. Jadi saya minta yang terlibat harus benar-benar serius,” tegas Mirfano.

Sementara itu, Kepala DP3AKB Dra. Ita Poeri Andayani menjelaskan Pemkab Jember mengikuti penilaian KLA dan perlu melakukan input data pada tanggal 19 Maret sampai dengan tanggal 6 April 2018 di Provinsi Jawa Timur.

Karena itu, Ita meminta komitmen dan peran semua OPD, termasuk lembaga masyarakat, media, dan dunia usaha yang terlibat untuk menghadapi penilaian KLA, benar-benar mendukung kegiatan tersebut.

“Jadi saya meminta komitmen semua pihak. Sehingga peng-input-an data bisa terlaksana sesuai jadwal, pada tanggal 26 Maret 2018 telah diserahkan, baik berupa data dan dokumen pendukung pada setiap koordinator OPD yang masuk dalam Gugus Tugas KLA,” harapnya.

Komitmen itu diminta Ita karena poin yang diperoleh Kabupaten Jember untuk penilaian tergolong rendah. Sampai 22 Maret 2018, poin yang dicapai 49,50 dari nilai poin maksimal 1000.

“Untuk itu perlu upaya keras dan sinergisitas dari semua pihak yang terkait untuk segera melengkapi dokumen kegiatan sebagai bukti,” tegasnya.

Penilaian ini, lanjutnya, harus benar-benar menjadi konsentrasi semua pihak yang terlibat, agar dalam verifikasi penilaian nantinya bisa maksimal.

Pengumuman final KLA, masih kata Ita Poeri, akan dilakukan pada tanggal 23 Juli 2018, yang bertepatan dengan Hari Anak Nasional (HAN) di Surabaya. (*f2)

No Response

Leave a reply "Terkait Penilaian KLA, Sekkab Minta Semua OPD Serius"