Jember Kota Pandhalungan

Tidak Inginkan Masyarakat Jember Golput

Bapak & Ibu Bupati berserta SKPD duduk bersama dalam acara dialog solutif 2014 fi Sumber Jambe

Bapak & Ibu Bupati berserta SKPD duduk bersama dalam acara dialog solutif 2014 fi Sumber Jambe

Kedatangan bupati Jember Ir.MZA Djalal, MSi dan jajaran forum pimpinan daerah (forpimda) menjadi perhatian besar bagi masyarakat Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe saat digelarnya dialog solutif bedah potensi desa Rabu (19/3), hal itu terlihat dari banyaknya anggota masyarakat yang sengaja mendatangi lapangan desa setempat.Dialog solutif itu sendiri merupakan agenda rutin tahunan dari Pemkab Jember mengadakan silahturahmi kepada masyakat, mengawali tahun 2014 kegiatan ini diadakan oleh tiga kecamatan yakni Sumberjambe, Sukowono dan Ledokombo.

Tidak jauh dari panggung utama tempat berlangsungnya dialog solutif juga terlihat berbagai produk kerajinan industri rumah tangga dan produk unggulan juga juga ditampilkan, seperti durian, batik, kerajinan tangan gedebok maupun sangkar burung perkutut.Sembari berjalan menuju ke panggung, MZA Djalal juga menyempatkan diri untuk melihat dari dekat produk unggulan tersebut.Bupati pilihan rakyat itu juga sempat mencermati demo pembuatan batik milik Mawardi pengusaha batik di Desa Sumberpakem tersebut..

Nuansa keagamaan bernafaskan Islami terlihat  jelas ketika dialog solutif itu baru saja dimulai saat rombongan bupati Jember memasuki lokasi, lantunan sholawat membuat acara itu terlihat meriah.Bupati MZA Djalal pun memberi apreasi tersendiri terhadap pelaksanaan dialog solutif tersebut, selain penontonnya terlihat tertib juga diakui oleh orang nomer satu di Kabupaten Jember itu kidung puji-pujian itu mampu menyejukan hati  dan mendinginkan pikiran menjelang pelaksanaan pesta demokrasi 2014.

“Hati  saya ini rasanya adem  mendengarkan sholawat dan senang sekali bisa berkumpul bersama masyarakat di lapangan Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe, alhamdulilah  saat ini kondisi Kabupaten Jember tetap kondusif ini dikarenakan satu sama lain saling menghormati dan tetap menjaga persatuan.Manakala datang ke Kecamatan Sumberjambe khususnya di Desa Sumberpakem ada satu hal membanggakan yakni batik, corak tembakau membedakan batik Jember menjadi keunikan tersendiri dan tidak dimiliki oleh batik lainnya di Indonesia,”ujar MZA Djalal.
Dibagian lain sambutannya, MZA Djalal tidak menginginkan masyarakat Kabupaten Jember untuk tidak memilih atau golput. Seharusnya pemilu justru disambut suka cita, karena pemilihan calon legislatif (pileg) ataupun pemilihan presiden (pilpres) hakekatnya menentukan nasib rakyat lima tahun kedepan.Tidak memilih atau golput artinya sama juga tidak menginginkan adanya pemerintahan di negeri ini, akibatnya rakyatlah yang dirugikan karena program pembangunan tidak berjalan dikarenakan tidak ada pemegang kendali kekluasaan.

“Pada kesempatan ini saya mengimbau kepada warga Jember mari kita sukseskan Pileg dan Pilpres 2014, jangan takut untuk menentukan pilihan meskipun banyak pilihan ditawarkan. Saya harap mereka yang punya hak pilih untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) terdekat dan pilih sesuai hati nurani tanpa adanya tekanan ataupun paksaan, jangan tidak memilih atau golput dan sebagai warga negara wajib untuk ikut menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi karena tidak mungtkin ada negara tanpa pemerintahan,”ujar MZA Djalal.

Sementara itu Kapolres Jember  AKBP Awang Joko Rumitro bersama jajarannya siap mengamankan pelaksanaan pileg  dan pilpres 2014, Awang bahkan mengingatkan kepada masyarakat Jember untuk menjaga kamtibmas di wilayahnya.Apalagi pesta demokrasi 9 April 2014 semakin dekat, karena itu Awang mengimbau masyarakat Jember untuk tidak mudah terhasut oleh pihak lain yang punya keinginan untuk menggagalkan pemilu dan kerawanan menjelang pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan sepantasnya perlu diantisipasi oleh masyarakat.

“Tidak ada salahnya jika masyarakat mengaktifkan kembali siskampling untuk meminimalisir konflik pemilu, karena keamanan lingkungan tidak hanya tanggung jawab dari kepolisian tapi juga masyarakat ,”tukas Awang. (winardyasto)

No Response

Comments are closed.