Wabup dan Kepala BI Hadiri Panen Green House di Yasrama

Wakil Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief mengahadiri panen perdana Green House bersama Kepala BI Jember, Ahmad Bunyamin di Yayasan Rama jalan Rasamala gang Sanggar Baratan, Patrang Jember, Jumat (24/2/2017).
Panen perdana ini membawa tema “Research and Development” Produktivitas Tinggi dan Berkelanjutan melalui lahan Marginal. Program Hidroponik ini langsung didukung oleh Bank Indonesia Jember dan Java Syndrome Solution.

Di sampaikan oleh Pemilik Green House, Kustiono Musri bahwa green house yang di buatnya berisi tanaman yang di kenal oleh masyarakat luas yaitu sawi yang di sebut sawi mie.

Dengan lahan 10 x 20 ketika produksi, dengan kapasitas terpasang mampu menghasilkan 22.000 rumpun sawi yang bisa di jual seharga seribu rupiah. Pada saat di jual di pasar dengan hitungan perikat yang berfariasi dari harga 500 rupiah hingga 1500 rupiah sesuai dengan musim.

Maka akan di lakukan uji coba menjual dengan harga 1000 pada setiap musim dan berhasil baik dengan ini dapat menjadi daya tarik petani dengan tambahan konsep panen harian dan stok. “Produk yang mampu di produksi setiap hari ini bisa diserap pasar, baik melalui restoran atau pedagang kaki lima, karena soal kwalitas hidroponik kita lebih baik,” jelasnya.

Sementara itu, Achmad Bunyamin Pimpinan Perwakilan Bank Indonesia Jember menyampaikan bahwa pesantren-pesantren yang ada dapat belajar bertani sawi di Yayasan Rama, sehingga kedepan bisa terus di kembangkan.

Karena bertani swkarang, tidak harus selalu berpakaian tani lengkap namun memakai jas juga dapat. Seperti pada program ini untuk penanaman awal dengan menanam sawi karena daya tahan yang bagus dan cepat tumbuh bahkan satu bulan bisa di panen.

Dengan terus di kembangkannya program ini dapat menjadi kemandirian sehingga bisa mencukupi biaya pesantren dengan permintaan pasar yang mendukung, dan apabila telah berkembang dapat memilih tanaman yang lain dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Hal ini juga bisa menjadi kemandirian masyarakat luas yang dapat menurunkan tingkat kemiskinan, dengan ini juga dapat menambah penghasilan pesantren sehingga yang mengaji bisa lebih fokus.

Di samping itu Wabup Kyai Muqit menyampaikan persoalan pertanian di masyarakat yang memang kompleks sehingga perlu banyak terobosan-terobosan yang di perlukan seperti yang telah terlaksana yaitu bertani sawi hidroponik.

Dengan kondisi saat ini remaja tidak banyak lagi yang suka bertani maka generasi muda perlu di bimbing menjadi generasi yang cinta pertanian dan kegiatan ini adalah hal yang dapat di sosialisasikan pada pesantren-pesantren lain juga lembaga Pendidikan, karena bertani tidak identik dengan lumpur.

Ini merupakan langkah-langkah bagaimana menjadikan Jember menjadi daerah pertanian.

“Hendaknya ini terus kita lanjutkan, dengan menggunakan potensi-potensi lokal pedesaan yang ada, yang selain bisa mengembangkan hidroponik seperti ini juga dapat di mengetahui potensi masing-masing.” Imbuh Wabup. (Mutia, Izza)

No Response

Leave a reply "Wabup dan Kepala BI Hadiri Panen Green House di Yasrama"