Wabup Jelaskan Kreteria Warung Penerima Bantuan

E-Warung berjaringan harus memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten. Pola komunikasi dan distribusi anggaran melalui kelompok.

Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief di hadapan anggota DPRD Jember menyampaikan kreteria warung penerima bantuan.

“Kreteria peserta warung berjaringan sebagai penerima hibah adalah, pertama, memiliki aset tidak lebih dari 10 juta rupiah,” kata Wabup dalam Rapat Paripurna DPRD Jember, Sabtu (3/12/2016).

Kedua, berdiri di atas tanah sendiri atau sewa tanah lebih dari 5 tahun. Ketiga berjualan barang barang sembako dan kebutuhan rumah tangga lainnya. “Dan keempat, tidak berjualan keliling,” kata Wabup dalam rapat dengan agenda penyampaian jawaban bupati terhadap pandangan umum fraksi fraksi atas nota keuangan Rancangan APBD 2017 itu.

Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa sistem distribusi dilaksanakan dengan membentuk kelompok usaha bersama (KUBE).

Distribusi tersebut, tambah Wakil Bupati, dengan melibatkan peran ASKRINDO (Asosiasi Koperasi Retail Indonesia).  Sementara itu, pola komunikasi kelompok usaha tersebut menjadi bentuk sinergi dengan Pemkab Jember, yang diwakili oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Pembinaan dilakukan berkelanjutan dan bertahap dengan melibatkan distributor bahan baku. Serta melibatkan lembaga keuangan untuk akses permodalan.

Juga pendampingan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terkait manajemen pengelolaan dan administrasi. “Terkait dengan parameter penerima hibah sebagai bagian dari warung berjaringan maka akan disesuaikan dengan peraturan yang berlaku,” tutur wakil bupati.

Wabup menambahkan belanja hibah daerah adalah belanja sebagai fungsi penunjang program pemerintahan.

Bakal difasilitasi Dana CSR

Potensi dana CSR (corporate social responsibility) di Kabupaten Jember cukup besar. Pemerintah akan berupaya dana ini untuk membiayai warung berjaringan.

Wabup menyampaikan telah terbit surat keputusan Bupati tentang pembentukan forum CSR. Anggota-anggotanya berasal dari pelaku usaha dan perusahaan dengan masa tugas 2016-2020. “Salah satu tugas pokoknya adalah menjadi wadah komunikasi dan koordinasi pelaksanaan program CSR ini,” ujar Wakil Bupati.

Selain itu juga terbit surat keputusan Bupati tentang fasilitasi CSR yang beranggotakan SKPD atau OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Kegiatan tim fasilitasi itu adalah membantu mengordinasikan program kegiatan yang dapat dibiayai oleh CSR. Pemerintah Kabupaten Jember, kata Wabup, akan berupaya memfasilitasi dana CSR itu digunakan untuk kegiatan yang biasa didanai CSR yang dikeluarkan perusahaan.

“Termasuk di dalamnya untuk warung berjaringan,” tutur wakil bupati. (*F2)

No Response

Leave a reply "Wabup Jelaskan Kreteria Warung Penerima Bantuan"