Yudi Latief : Membangun Kreatifitas Untuk Bahagia Lebih Penting

Setiap orang memiliki tujuan dalam hidupnya. Dalam bermasyarakat, tujuan itu mengkristal. Kristalisasi itu juga terjadi saat berkehidupan berbangsa dan bernegara.

“Aku ingin membangun negara dimana semua orang merasa bahagia di dalamnya,” kata Yudi Latief.

Ucapan Bung Hatta itu dicuplik Staf Kepresidenan tersebut saat pidato di Desa/Kecamatan Ledokombo, Sabtu (23/09/2017).

Suaranya yang tegas didengar ribuan warga, termasuk ratusan anak yang memadati halaman Polsek Ledokombo siang itu.

Sebagai tujuan, bahagia bisa diwujudkan oleh setiap orang, kelompok, komunitas, dan masyarakat di desa. Seperti masyarakat Ledokombo yang mampu berbahagia dengan Festival Egrang setiap tahun.

“Jadi kenapa sekarang kita harus menunggu orang Jakarta jika orang Ledokombo bisa membangun partisipasi masyarakat, bisa membangun daya kreatif, membangun gotong royong,” ucapnya.

“Membangun kreatifitas yang membuat warga bisa bahagia. Justru itu lebih penting dari apapun,” imbuhnya.

Dengan kreatifitas itu pula Desa Ledokombo mampu menjadi salah satu desa dari sekitar 74.000 desa di Indonesia yang mendapat pengakuan dan penghargaan sebagai ikon prestasi Indonesia.

Pengakuan dan penghargaan itu diterima dari Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila saat peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 lalu.

Kreatifitas komunitas Tanoker dan Masyarakat Ledokombo mampu menyulap desa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia.

“Ini perwujudan konkret membangun Indonesia dari desa,” tegas Yudi Latief di hadapan anak-anak yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti NTB, NTT, Papua, Makasar.

Yudi Latief meyakini anak-anak yang tumbuh kembang dalam masyarakat kreatif akan melahirkan generasi kreatif, yang akan menjadi pemimpin masa depan. (*f2/Izza)

No Response

Comments are closed.