Ziarah Nasional Wujud Syukur dan Penghormatan

This slideshow requires JavaScript.

Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief bersama Forkompinda  melakukan Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Patrang Jember dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke -73 tahun 2018, Sabtu 10 November 2018.

Ziarah dilakukan dengan upacara penghormatan serta penaburan bunga ke makam para pahlawan. Tabur bunga ini, menurut wabup, merupakan tanda syukur dan terima kasih.

“Karena kita sangat sadar sesadar sadarnya bahwa tanpa para pahlawan, saya kira mungkin kita tidak bisa seperti sekarang ini,” ujarnya. Kita harus merenungkan bahwa negeri ini adalah warisan para pahlawan.

Oleh karena itu, menjaga kesatuan Republik Indonesia yang bhineka tunggal ika merupakan sebuah kewajiban.  Apapun yang terjadi, NKRI harus dipertahankan, karena ini adalah warisan dari para pendiri negeri. “Pahlawan yang telah mendahului kita,” tuturnya.

Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Arif Munawar sebagai pimpinan apel juga menyampaikan, dalam memperingati Hari Pahlawan, ziarah dan tabur bunga dilakukan sebagai bentuk penghargaan atau penghormatan kepada pahlawan.

“Karena pahlawan dengan rela mengorbankan harta, bahkan jiwa dan raganya demi kemerdekaan,” terangnya.

Dandim Arif mengatakan, kita sebagai penerus dari perjuangan para pahlawan tinggal mengisi kemerdekaan dengan pembangunan.

Pesan Dandim untuk seluruh masyarakat, pemuda, dan stakeholder yang ada, mari kita peringati Hari Pahlawan ini dengan mewarisi semangat kepahlawan itu, bahwa kita sanggup rela berkorban dengan keikhlasan untuk berbuat yang terbaik sesuai dengan porsinya masing-masing.

Berbuat yang terbaik, mensyukuri apa yang ada, mengisi kemerdekaan ini dengan pembangunan, itu adalah demi para pahlawan.

“Kalau para pahlawan mengorbankan segalanya untuk kemerdekaan, maka kita tinggal mengisi saja, tinggal melaksanakan pembangunan, berbuat yang terbaik sesuai dengan apa yang kita miliki,” tutupnya. (mutia/izza/*f2)

 

 

No Response

Leave a reply "Ziarah Nasional Wujud Syukur dan Penghormatan"